Hubungan Pengetahuan Dan Laporan Ibu Terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi Pada Bayi 0-24 Bulan Di Puskesmas Batoh Banda Aceh

  • Tedy Kurniawan Bakri Pharmacy Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Syiah Kuala
  • Nanda Fitria Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala
  • Lydia Septa Desiyana Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala
  • Azizah Vonna Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala
  • Fitrah Sari Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala
Keywords: Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi, KIPI, pengetahuan ibu, laporan ibu terkait KIPI

Abstract

Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) merupakan semua kejadian medis yang tidak diinginkan terjadi dalam satu bulan setelah imunisasi dan belum tentu memiliki hubungan kausalitas dengan vaksin. Data laporan KIPI dicatat apabila ibu dari anak yang mengalami KIPI melapor ke pelayanan kesehatan. Salah satu hal yang mempengaruhi penanganan dan sikap ibu terkait KIPI pada anak adalah pengetahuan ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui reaksi KIPI yang dialami oleh bayi 0-24 bulan, mengetahui proporsi tingkat pengetahuan ibu yang melaporkan KIPI atau tidak melaporkan KIPI serta hubungan antara pengetahuan ibu dan laporan ibu terkait KIPI pada anak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan metode cross-sectional. Dilakukan wawancara terhadap 68 responden yang diperoleh berdasarkan teknik quota sampling. Data pengetahuan ibu diperoleh dengan menggunakan kuesioner pengetahuan ibu dan data terkait KIPI diperoleh dari formulir KIPI yang diterbitkan oleh Menteri Kesehatan RI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua reaksi KIPI termasuk dalam reaksi KIPI ringan diantaranya demam (85,2%), bengkak (29,4%) dan kemerahan di lokasi penyuntikan (22%), diare (4,4%), muntah (4,4%), alergi (1,4%), sesak napas (1,4%), dan abses (1,4%). Ibu yang tidak melaporkan KIPI sebanyak 86,7% didominasi oleh ibu dengan tingkat pengetahuan cukup yaitu 47%, sedangkan ibu yang melaporkan KIPI sebanyak 13,2% didominasi oleh ibu dengan tingkat pengetahuan baik yaitu 5,8%. Berdasarkan hasil analisis menggunakan Fishers Exact sebagai uji alternatif menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan laporan ibu terkait KIPI pada anak (p-value = 0,231).

References

Agbokpe, D. Y. (2018). Factors Influencing Reporting of Adverse Events Following Immunization among Health Staff and Care Givers of Children Less than One Year in Ketu South Municipal of Volta Region. University Of Ghana.
Arikunto, S., & Praktek, P. P. S. P. (2001). Rineka cipta. Jakarta.
Chen, R. T., Rastogi, S. C., Mullen, J. R., Hayes, S. W., Cochi, S. L., Donlon, J. A., & Wassilak, S. G. (1994). The vaccine adverse event reporting system (VAERS). Vaccine, 12(6), 542550.
Dahlan, M. S. (2013). Statistik kedokteran dan kesehatan. Salemba Medika: Jakarta.
Dinas Registrasi Kependudukan Aceh. (2020). Profil perkembangan kependudukan aceh tahun 2020. 162.
IDAI. (2014). Pedoman Imunisasi di Indonesia (Edisi kelima). Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. In Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. https://doi.org/10.1080/09505438809526230
Mulyati, E., Keb, M., Ratnaningsih, E., Fia Sofiati, S. S. T., Saputro, H., MKM, A., Sumastri, H., Herawati, M., Handayani, I. F., & Siana Dondi, S. K. M. (2014). BUKU AJAR IMUNISASI.
Musfiroh, M., & Pradina, A. V. (2014). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Kipi) Campak Dengan Kecemasan Ibu Pasca Imunisasi Di Puskesmas Sangkrah Surakarta. Gaster, 11(2), 1624.
Rajab, W., & Epid, M. (2009). Buku Ajar Epidemiologi u mhsiswa kebidanan.
Sembiring, J. B. (2017). Buku Ajar Asuhan Neonatus, Bayi, Balita, dan Anak Pra-Sekolah (I). Deepublish. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1143480#
Sudargo, T., Aristasari, T., & Afifah, A. (2018). 1000 Hari Pertama Kehidupan. UGM Press. https://ugmpress.ugm.ac.id/id/product/kedokteran-umum/1000-hari-pertama-kehidupan
Sulistyoningsih, H. (2020). Buku Biostatistik Inferensial Untuk Kesehatan Masyarakat (I). Deepublish.
Thaib, T., Darussalam, D., Yusuf, S., & Andid, R. (2016). Cakupan Imunisasi Dasar Anak Usia 1-5 tahun dan Beberapa Faktor yang berhubungan di Poliklinik Anak Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Banda Aceh. Sari Pediatri, 14(5), 283. https://doi.org/10.14238/sp14.5.2013.283-7
Trisiana, S. (2012). Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi Dasar Pada Balita Di Puskesmas Kecamatan Blangpidie [Universitas Syiah Kuala]. In ETD Unsyiah. https://etd.unsyiah.ac.id/index.php?p=show_detail&id=12734
World Health Organization. (2019). Adverse Events Following Immunization (AEFI). https://www.who.int/teams/regulation-prequalification/regulation-and-safety/pharmacovigilance/health-professionals-info/aefi
Yuhemy Zurizah, Y. Z. (2019). Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Penanganan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Kipi) Pada Bayi Di Puskesmas Tebat Agung Kabupaten Muara Enim. Jurnal Kebidanan?: Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palembang, 7(2). https://doi.org/10.35325/kebidanan.v7i2.108
Published
2021-12-11