OPTIMASI METODE UNTUK MENINGKATKAN RENDEMEN SELULOSA MIKROKRISTAL YANG TERBUAT DARI NATA DE TUBEROSUM

  • Ira Adiyati Rum
  • Gina Ginayah Amaliah Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana
  • Dahlia Permatasari Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana
Keywords: Selulosa mikrokristal, Nata de tuberosum, eksipien tablet, Avicel®102

Abstract

Latar belakang: Indonesia dikenal memiliki beraneka ragam sumber daya alam namun hingga saat ini 95% bahan baku obat diimpor salah satunya SM. SM dapat diperoleh dari berbagai sumber, baik dari tumbuhan maupun hasil fermentasi, salah satunya yaitu nata. Nata adalah produk fermentasi yang dibuat dengan bantuan Acetobacter xylinum. Tujuan: Mengetahui SM yang dihasilkan apakah memiliki karakteristik yang sama dengan Avicel®102, metode mana yang menghasilkan rendemen selulosa mikrokristal lebih banyak dan mengetahui berapa persen efisiensi peningkatan rendemen. Metodologi: Optimasi metode dilakukan untuk meningkatkan rendemen yaitu metode penambahan sukrosa, metode penambahan starter dan metode hidrolisis. Hasil: Evaluasi karakteristik (uji organoleptik, pH dll) dan sifat fisikokimia (FTIR, SEM dan XRD) dari SM Nata de tuberosum telah memenuhi persyaratan dan mempunyai kemiripan dengan Avicel®pH102 tetapi memiliki ukuran partikel yang lebih besar. Kesimpulan: SM yang dihasilkan memenuhi persyaratan dan karatretistiknya sama dengan Avicel®102. Metode yang dapat meningkatkan rendemen yaitu penambahan  starter 12,5%, dan efisiensi peningkatan 0,34%

 

Background : Indonesia is known to have rich natural resources, but is currently 95% of drug raw materials imported one MC. MC retrieved from various sources, both from plant or fermented, one that is nata. Nata is fermented product that is made with the help of Acetobacter xylinum. The purpose is MC produced has the same characteristics with Avicel® 102 is which method produces microcrystalline cellulose yield more and find out how many percent efficiency improvement yield. Methodology : Method of optimization is done to improve yield the addition method sucrose, addition method starter and hydrolysis method. Results: Evaluation of characteristics (organoleptic test, pH etc.) and physicochemical properties (FTIR, SEM and XRD) of SM Nata de tuberosum has met the requirements and has similarities with Avicel® pH102 and has a larger size. Conclusion: The resulting MC agreed to the terms and characteristics of Avicel®102. A method that can increase yield is increasing starter 12.5%, and increasing efficiency by 0.34%

References

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Balai Pengelola Alih Teknologi. 2011. Panduan Umum Valuasi Invensi Badan Litbang Pertanian. Jakarta. Kementerian Pertanian.
Bhimte, N. a and Tayade, P. T. (2007)‘Evaluation of microcrystalline cellulose prepared from sisal fibers as a tablet excipient: a technical note.
British Pharmacopoiea Commision, British pharmacopeia. 1993.. The Pharmaceutical Press. London. pp 172
British Pharmacopoiea Commision. (2009). British pharmacopoeia. London: The Pharmaceutical Press
Ditjen POM (1979). Farmakope Indonesia. Edisi III. Jakarta:Departemen Kesehatan RI.
International Trade Centre (ITC) UNCTAD/WTO South-South Trade Promotion Programme. 2005. Indonesia Supply and Demand Survey on Pharmaceuticals and Natural Products. http://apps.who.int/medicinedocs/documents/s18012en/s18012en.pdf.
Lestari, H, Rum, I.A, Santoso,R 2018. Preparasi Dan Karakteristik Selulosa Mikrokristal Dari Nata de pina Sebagai Bahan Eksipien Tablet. Journal of Pharmacopolium. Vol 1 No. 3
Majesty, J.,Argo,B.D.,Nugroho, W,A. 2015. Pengaruh Penambahan Sukrosa dan Lama Fermentasi Terhadap Kadar Serat Nata Dari Sari Nanas. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. Vol.3 No.1 Hal 80-85
Munikasari ,N, Rum, I.A, Santoso,R. 2018. Preparasi Dan Karakterisasi Selulosa Mikrokristal Dari Nata De Tuberosum Sebagai Eksipien Tablet. Skripsi. Sekolah Tinggi Farmasi Bandung.
Ohwoavworhua, F., Okhamafe, A. and Adelakun, T. (2009) ‘Processing pharmaceutical grade microcrystalline cellulose from groundnut husk: Extraction methods and characterization’, International Journal of Green Pharmacy
Rowe, R., Sheskey, P. and Quinn, M. (2009)‘Handbook of Pharmaceutical Excipients’, Handbook of pharmaceutical excipients, Sixth edition
Sari, Laelah. 2017. Pengaruh Konsentrasi Asam Klorida Terhadap Karaktristik Mikrokristalin Selulosa Dari Limbah Padat Industry Agar- Agar. Skripsi. FPIK: IPB
Sari, Y.M., Asnurita dan Budaraga, I.K. (2017) Pengaruh Konsentrasi Starter Acetobacter Xylinum Terhadap Mutu Nata De Cucumber. Jurnal Pertanian.Universitas Ekasakti.Padang
Standar Nasional Indonesia 01–2881–1996. Nata dalam Kemasan.Jakarta: Badan Standarisasi Nasional-BSN.
Sudharta, J., Timboel, S., Jonasson, P., 2010.Position Paper Sector Working Group onMedical & Pharmaceutical. Paper.Disampaikan pada EU-Indonesia Bussiness Dialogue 2010. Halm.3.
Yanuar, A., Rosmalasari, E., Anwar, E. 2003. Preparasi dan Karakterisasi Selulosa Mikrokristal dari nata de coco untuk Bahan Pembantu Pembuatan Tablet. Istecs Journal
Zulharmita., Dewi, S. N., dan Mahyuddin. (2012). Pembuatan Mikrokristalin Selulosa dari Ampas Tebu. Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi.
Published
2019-09-17