PENGARUH KONSENTRASI Na-CMC ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms.) MENGGUNAKAN CROSSLINKER ASAM SUKSINAT TERHADAP UKURAN PARTIKEL DENGAN METODE NANOPRESIPITAS

  • Ida Musfiroh Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran
Keywords: Na-CMC Eceng Gondok, Asam Suksinat, Metode Nanopresipitasi

Abstract

Saat ini telah banyak dijumpai alternatif polimer dari alam sebagai sistem penghantaran obat yang bersifat biodegradable dan biocompatible. Salah satu polimer yang berhasil disintesis bersumber bahan alam yaitu Na-CMC dari eceng gondok. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalis pengaruh ukuran partikel hidrogel Na-CMC dari eceng gondok yang dibuat dengan metode nanopresipitasi menggunakan zat aktif Na-diklofenak. Metode penelitian meliputi: optimasi metode nanopresipitasi, penentuan variasi konsentrasi Na-CMC eceng gondok, pembuatan hidrogel Na-CMC eceng gondok menggunakan crosslinker asam suksinat dengan metode nanopresipitasi, karakterisasi dengan Spektrofotometri IR, dan penentuan ukuran partikel dengan Particle Size Analyzer (PSA). Hasil penelitian menunjukkan pada variasi konsentrasi Na-CMC eceng gondok yang digunakan pada konsentrasi 1%, 3%, dan 5% menghasilkan spektru IR dengan gugus fungsi ester sebagai hasil dari reaksi antara Na-CMC eceng gondok dan asam suksinat pada rentang bilangan gelombang 1722,43 cm-1 hingga 1728,22 cm-1; sedangkan hasil analisis ukuran partikel (berdasarkan nilai mean) berturut-turut yaitu yaitu 100 nm, 113 nm, dan 326 nm. Penelitian ini menunjukkan bahwa Na-CMC yang disintesis dari eceng gondok dapat dikembangkan menjadi sediaan hidrogel nanopartikel.

Published
2019-09-01