UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, PENETAPAN KADAR TOTAL FLAVONOID DAN SENYAWA FENOLIK EKSTRAK DAUN DAN BATANG SUBONG-SUBONG (Scaevola taccada L.)

  • Wempi Budiana
  • Hilda Novianti Sekolah Tinggi Farmasi Bandung
  • Asep Roni Sekolah Tinggi Farmasi Bandung
Keywords: Antioksidan, Fenol, Flavonoid, Scaevola taccada.

Abstract

Tanaman subong-subong (Scaevola taccada L.) merupakan tanaman yang termasuk dalam famili Goodeniaceae, Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar total fenol dan flavonoid dan aktivitas antioksidan dari ekstrak daun dan batang tanaman Subong-Subong. Ekstraksi simplisia dilakukan dengan metode refluks menggunakan tiga pelarut dengan polaritas yang berbeda. Pengujian antioksidan menggunakan metode DPPH dan CUPRAC, dan penentuan kadar total fenol dan flavonoid menggunakan spektrofotometri UV-sinar tampak. Ekstrak etanol daun memiliki nilai IC50 DPPH (IC50 109,81 ± 0,707 ?g/mL) dan nilai EC50 CUPRAC (EC50 102,75 ± 0,443 ?g/mL), flavonoid total (2,160  ± 0,041 mg QE/100 mg ekstrak), fenol total (4,695 ± 0,008 mg GAE/100 mg ekstrak). Ekstrak  etanol batang memiliki nilai IC50 DPPH (IC50 87,15 ± 0,707 ?g/mL) dan  nilai EC50 CUPRAC (EC50 153,72 ± 1,595 ?g/mL), flavonoid total (1,663  ±  0,029 mg QE/100 mg ekstrak), fenol total (5,499 ± 0,014 mg GAE/100 mg ekstrak). Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol batang memiliki aktivitas antioksidan yang paling kuat.

References

Apak, et al. (2007) : Comparative Evaluation of Various Total Antioxidant Capacity Assays Applied to Phenolic Compounds with the CUPRAC Assay. Istanbul University, Faculty of Engineering, Department of Chemistry, Avcilar, Istanbul 34320 Turkey.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1989) : Materia Medika Indonesia. Edisi V, Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan RI, Jakarta.
Depkes RI. (2000). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2008) : Farmakope Herbal Indonesia. Edisi 1, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2011) : Farmakope Herbal Indonesia, Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan RI, Jakarta.
Farnsworth, R (1966) : Biological and Phytochemical Screening of Plants. Journal Of Pharmaceutical Sciences, vol 55,. No3.
Ghasemi, K. dkk. (2009) : Antioxidant Activity, Phenol And Flavonoid Contents Of 13 Citrus Species Peels And Tissue. Pharmaceutical Sciences Research Center, School of Pharmacy, Mazandaran University of Medical Sciences, 48189, Sari, Iran.
Markham, K.R. 1988 : Techniques of Flavonoids Identification diterjemahkan oleh Kosasih Padmawinata, ITB, Bandung.
Molyneux, P. (2004) : The use of the stable free radical diphenylpicrylhydrazyl (DPPH) for estimating antioxidant activity. Songklanakarin J. Sci. Technol., 2004, 26(2) : 211-219.
Ordon et all. (2006) : Antioxidant activities of Sechium edule (Jacq.) Swartz extracts. Food Chemistry ; 97: 452–458.
Rahmawati. dkk. (2014) : Test Of Antioxidant Activity Leaves Of Scaevola Taccada (Gaerrtn), Roxb, Using Dpph (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl). International Research Journal of Farmacy. DOI:10.7897/2230-807.050333.
Robinson, T. (1995) : Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi. Edisi VI, Diterjemahkan oleh Kosasih Padmawinata, ITB, Bandung.
Septiatin, A. (2009) : Apotik Hidup Dari Rempah-rempah dan Tanaman Liar, V. Yrama Widya: Bandung.
Published
2019-06-04